Dengarkan Lyria 3.5
Beat lo-fi buat belajar
Instrumental, Rhodes dan derik vinil
Bangunan sinematik
Orkestra, piano sampai brass penuh
Indie pop bervokal
Vokal, liriknya ditulis sendiri
Beat trap gelap
Instrumental, 808 di D minor
Chanson Prancis
Vokal, prompt ditulis dalam bahasa Prancis
Loop chiptune
Instrumental, 8-bit retro
Yang bisa diandalkan dari Lyria 3.5
Lagu yang bentuknya utuh
Model menyusun aransemen dulu sebelum merender apa pun. Hasilnya, lagu dua menit bergerak dari intro ke bait lalu ke chorus, bukan mengulang satu ide saja. Tulis linimasanya, dan model membangun tepat sampai tanda yang Anda pasang.

Lirik Anda sendiri, dinyanyikan
Tempel bait Anda di bawah tag bagiannya, terpisah dari arahan musik. Model akan menyanyikan kata-katanya, bukan menggambarkannya. Kalau liriknya ditulis model, teksnya ikut dikembalikan bersama audio.

Skor musik dari footage Anda
Lampirkan sampai sepuluh still, lalu model menggubah sesuai suasana, palet, dan latar yang dibacanya. Ambil frame langsung dari timeline dan musiknya menempel pada grading, bukan pada deskripsi Anda soal grading itu.

Musik latar yang menyisakan ruang bicara
Minta instrumental saja, dan aransemennya menyisakan ruang untuk suara narasi. Ini jalur biasa untuk konten jualan, video penjelasan, dan tema podcast.

Vokal dalam bahasa apa pun
Bahasa prompt menentukan bahasa lirik, dan model menyesuaikan pelafalannya. Jadi tulis seluruh brief dalam bahasa target. Prompt bahasa Inggris yang meminta lagu berbahasa Indonesia tetap terhitung prompt bahasa Inggris.

Draf murah sebelum render sungguhan
Lyria 3 Clip mengembalikan 30 detik tetap dengan cepat, jadi prompt diutak-atik di sana dulu. Generasinya sekali jalan dan hasilnya tidak pernah persis sama, dan justru draf murah itu yang bikin render penuh langsung jadi.

Cara menulis prompt Lyria 3.5
Prompt yang samar melahirkan musik yang generik. Apa pun yang Anda diamkan akan diisi model dengan rata-rata dari semua yang pernah dipelajarinya. Jadi setiap hal yang Anda sebutkan adalah satu keputusan yang Anda ambil kembali.
| Sebutkan ini | Kenapa penting | Contoh |
|---|---|---|
| Genre | Menentukan seluruh aransemen | Lo-fi hip hop, orkestra sinematik |
| Instrumen | Timbre yang persis, bukan sekadar keluarganya | Fender Rhodes, slide guitar, TR-808 |
| Tempo | Angka lebih jitu daripada kata sifat | 85 BPM, pelan di sekitar 70 BPM |
| Nada dasar | Mengunci suasana secara harmoni | Di G major, di D minor |
| Suasana | Mewarnai cara membawakannya | Nostalgik, agresif, halus melayang |
| Struktur | Tag bagian atau linimasa | [Verse] [Chorus], atau timestamp |
Menyebut satu instrumen yang persis lebih berharga daripada menyebut genre. “Fender Rhodes” memberi timbre yang spesifik. “Keyboard” hanya memberi rata-rata semua keyboard.
Beat lo-fi hip hop 30 detik dengan derik vinil berdebu, akor piano Rhodes yang lembut, pola drum boom-bap pelan di 85 BPM, dan garis bass upright bernuansa jazz. Instrumental saja.
Cara mengatur struktur lagu di Lyria 3.5
Begitu suaranya pas, tentukan bentuknya. Ada dua tingkat kontrol, dan tingkat kedua jarang dipakai orang.
Tag bagian menandai bagian-bagiannya: [Intro], [Verse], [Chorus], [Bridge], [Outro]. Ini sudah cukup kalau Anda hanya peduli urutannya.
Timestamp yang mengatur jamnya. Tulis linimasa, lalu model membangun sampai tanda yang Anda pasang. Cara ini sekaligus mengunci durasinya.
[0:00 - 0:10] Intro: Mulai dengan beat lo-fi yang lembut dan derik vinil yang teredam. [0:10 - 0:30] Verse 1: Tambahkan melodi piano Fender Rhodes yang hangat dan vokal pelan tentang pagi yang hujan. [0:30 - 0:50] Chorus: Band penuh dengan drum bersemangat dan lead synth yang melambung. Liriknya penuh harapan dan menyemangati. [0:50 - 1:00] Outro: Redupkan perlahan, sisakan melodi piano saja.
Inilah yang membuat model ini terpakai untuk mengiringi gambar. Ambil titik masuk dan keluar dari edit Anda, tulis sebagai bagian, lalu swell-nya jatuh tepat di potongan. Tanpa timestamp, minta saja lewat kata, misalnya “buat lagu berdurasi 2 menit”.
Cara memakai lirik sendiri di Lyria 3.5
Tempel liriknya, lalu tandai bagian-bagiannya. Satu aturan menentukan apakah model menyanyikan kata-kata Anda atau malah memparafrasakannya: pisahkan lirik dari arahan musik. Arahan dulu, baru lirik sebagai blok tersendiri.
Buat lagu indie pop yang melamun dengan lirik berikut: [Verse 1] Berjalan menembus cahaya kota, lampu jalan memantul di aspal basah, tiap bayangan menyimpan cerita, tiap sudut menyimpan yang pudar. [Chorus] Kita gema di tengah malam, menyala lebih terang dari lampu, genggam erat, jangan lepaskan, kita gema yang di bawah sana.
Kalau liriknya tidak Anda isi, model yang menuliskannya, lalu mengembalikan teksnya di samping audio. Cara ini tetap berguna meski Anda berniat menulis sendiri. Buat sekali, lalu sunting pilihannya, jadi Anda tidak mulai dari halaman kosong. Untuk apa pun yang akan ditimpa narasi, tulis “instrumental only, no vocals”.
Input gambar dan lirik multibahasa di Lyria 3.5
Gambar bisa menentukan skornya. Lampirkan sampai sepuluh still, lalu model menggubah mengikuti suasana, palet, dan latar yang dibacanya. Suapi frame dari timeline Anda sendiri, dan musiknya menempel pada grading, bukan pada deskripsi Anda soal grading itu.
Bahasa prompt menentukan bahasa lirik. Tulis brief dalam bahasa Indonesia, dan vokalnya kembali dalam bahasa Indonesia, pelafalan ikut menyesuaikan. Jebakannya di sini: prompt bahasa Inggris yang meminta “lagu berbahasa Indonesia” tetap prompt bahasa Inggris, dan biasanya hasilnya pun bahasa Inggris. Tulis semuanya dalam bahasa target.
Buat lagu pop romantis berbahasa Indonesia tentang senja di pinggir pantai. Pakai piano dan gitar akustik.
Alur kerja dan batasan Lyria 3.5
Buat draf di Lyria 3 Clip, yang mengembalikan 30 detik tetap dengan cepat. Setelah promptnya jadi, render lagu penuhnya di Lyria 3.5. Minta WAV, bukan MP3, kalau tracknya akan masuk ke proses edit.
Urutan itu ada karena empat batasan di bawah ini. Draf murah adalah kuncinya.
| Batasan | Artinya | Yang perlu dilakukan |
|---|---|---|
| Sekali jalan | Tidak ada susulan “chorus-nya bikin lebih besar” | Ubah promptnya, lalu buat lagi |
| Tidak deterministik | Prompt yang sama tak pernah mengulang track yang sama | Langsung unduh begitu ada yang Anda suka |
| Filter keamanan | Nama artis dan lirik berhak cipta ditolak | Gambarkan suaranya, jangan sebut penyanyinya |
| Watermark SynthID | Tiap track ditandai sebagai hasil AI | Tidak ada, tandanya tidak terdengar |
FAQ
Ada dua cara. Sebutkan lewat kata, misalnya “buat lagu berdurasi 2 menit”, atau tulis linimasa bertimestamp dan biarkan tanda terakhir menentukan ujungnya. Timestamp lebih presisi karena sekaligus mengatur apa yang berbunyi di menit ke berapa. Lyria 3 Clip mengabaikan keduanya, hasilnya selalu tepat 30 detik.
Bisa, asal seluruh promptnya Anda tulis dalam bahasa Indonesia. Bahasa prompt yang menentukan bahasa lirik, dan model menyesuaikan pelafalannya. Menulis brief bahasa Inggris lalu meminta “lagu berbahasa Indonesia” justru sering balik jadi vokal bahasa Inggris. Jadi tulis arahan musik, suasana, dan liriknya sekalian dalam bahasa Indonesia.
Clip adalah model 30 detik tetap yang dibuat untuk iterasi cepat, dan keluarannya MP3. Lyria 3.5 membuat lagu utuh sekitar dua menit, lengkap dengan bait, chorus, dan bridge yang jelas, serta bisa mengembalikan WAV. Alur yang disarankan memakai keduanya: rapikan prompt di Clip, lalu render yang terbaik di 3.5.
Bisa. Masukkan liriknya ke dalam prompt dan tandai bagiannya dengan tag [Verse], [Chorus], dan [Bridge]. Taruh lirik sebagai blok tersendiri, terpisah dari arahan musik. Kalau dicampur, model cenderung membaca kata-kata Anda sebagai deskripsi lagu, bukan sebagai kata yang harus dinyanyikan.
Minta langsung di prompt: “instrumental only, no vocals”. Ini berlaku di kedua model. Cara ini juga yang standar untuk audio game, musik latar, dan track apa pun yang harus duduk di bawah narasi.
Hampir selalu karena salah satu dari dua hal. Prompt meminta suara atau gaya artis tertentu dengan menyebut namanya, atau memuat lirik berhak cipta. Keduanya ditolak filter keamanan. Tulis ulang promptnya dengan menggambarkan kualitas yang Anda mau, seperti timbre, aksen, dan cara membawakannya, bukan menyebut nama pemilik suara itu.
Tidak lewat prompt susulan. Pembuatan musik di sini sekali jalan, jadi tidak ada penyempurnaan bertahap atas track yang sudah ada. Ubah promptnya, lalu buat lagi. Karena hasilnya juga berbeda tiap kali dijalankan, langsung unduh apa pun yang ingin Anda simpan.
Bisa. Lampirkan sampai sepuluh gambar bersama prompt teks, lalu model menggubah sesuai suasana, palet, dan latar yang dibacanya. Ini cara paling andal supaya musik menempel pada footage, karena still-nya membawa informasi yang deskripsi Anda hanya bisa kira-kira.
